Zulhaji Menjadi Lulusan Terbaik Wisuda Angkatan XIII Prodi PBA FTIK IAIN Bukittinggi 

Selasa, 01 September 2020. ZULHAJI, mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 menjadi wisudawan terbaik pada program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Pelaksanaan wisuda angkatan XIII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tersebut dilaksanakan secara daring. Digelar mulai pukul 06.30 WIB via zoom meeting pada Kamis (27/8) yang lalu.

Zul -panggilan akrabnya di kampus- merupakan seorang rendah hati dan santun. Kelapangan jiwanya telah mengantarkan ia pada sosok yang disegani oleh semua kalangan. Sebelumnya, laki-laki yang lahir di Malintang Julu 7 Mei 1996 tersebut bersekolah di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Sumatera Utara. Dengan latar belakang sebagai santri, Zul melanjutkan pendidikannya ke Sumatera Barat dan memilih IAIN Bukittinggi sebagai tempat menimba ilmu berikutnya. Seiring dengan itu, sebagai anak muda yang merantau dari kampung halaman Zul juga memiliki pekerjaan dan aktif berkegiatan. Baik di kampus maupun di masyarakat tempat ia tinggal. Saat ini Zul tinggal di sebuah masjid di Jorong Kalumpang, kecamatan Ampek Angkek, kabupaten Agam.

Sebagai pemuda dengan kegiatan yang padat dan mahasiswa yang aktif di kampus dengan beberapa organisasi, Zul tetap tidak ketinggalan dari kawan-kawan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan Indeks Prestasi (IP) yang ia peroleh dari semester ke semester. Angka yang ia dapatkan selalu menempati posisi teratas hingga akhirnya terpilih sebagai wisudawan terbaik di antara wisudawan/wati program studi PBA.

“Kata terima kasih ana ucapkan kepada pembimbing, Ustadz Dr. H. Arman Husni, Lc., MA selaku sepuhnya PBA dari generasi ke generasi. Beliau tak kenal lelah dalam membimbing kami mahasiswanya yang sudah dianggap anak kandung, senyumnya melenturkan amarah dunia, begitu pula keikhlasan yang terpancar dari kedua mata dan sapaannya. Semoga Allah selalu menganugerahkan ilmu dan keberkahan hidup yang hakiki bagi beliau. Kemudian kepada ketua prodi tangguh kami, Ustadzah Zubaidah, S.S., MA dan ketua prodi sebelumnya, Ustadzah Hayati, S.S., MA yang semangatnya tak kenal lelah mengajak kami untuk mencintai dan berkontribusi pada PBA. Beliau berdua juga menjadi penguji ana di sidang munaqasyah pada 7 Agustus 2020. Semoga Allah selalu memberi keberkahan ilmu dan penjagaan dalam keimanan serta ketaatan.” katanya.

Selanjutnya, penghargaan sebagai peneliti dengan skripsi terbaik diberikan kepada Wiza Novia Rahmi dengan judul “تطوير مفردات اللغة العربية بشكل اشتقاقي مع صناعة المعجم التعليمي (دراسة تطبيقية في مدرسة التربية الإسلامية جاندونج)”. Anak bungsu kelahiran Baso 13 November 1996 tersebut mendapat nilai dengan total 95,9. Ustadz Eka Rizal, M.Pd.I., selaku pembimbing sekaligus penguji pendamping.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *