PPG LPTK IAIN BUKITTINGGI ADAKAN STUDIUM GENERAL BERSAMA BAPAK Dr. H. SUWITO, M.Ag

Selasa, 12 April 2022. Pendidikan Profesi Guru LPTK IAIN Bukittinggi kembali mengadakan kegiatan Studium General dengan tema “Menjadi Pendidik Profesional di Era Society 5.0” dengan Narasumber Bapak Dr. H Suwito, M.Ag, beliau adalah Dekan dan Dosen Senior di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Studium General ini terlaksana sebagai wujud MOU yang telah terbentuk antara FTIK IAIN Bukittinggi dengan FTIK UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Kegiatan berlangsung dengan Khidmat dan lancar melalui zoom meting yang dihadiri lebih kurang 350 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa PPG, dosen dan pengelola PPG Tahun 2022.

Kegiatan Studium General ini dimaksudkan untuk Memberikan wawasan, pengetahuan dan keterampilan kepada Mahasiswa, Dosen dan Tenaga Kependidikan Prodi PPG mengenai hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menyongsong Pendidikan di era society 5.0. Melalui kegiatan Studium General ini diharapkan Mahasiswa, Dosen dan Tenaga Kependidikan Prodi PPG dapat menjadi pendidik professional di era society 5.0.

Kegiatan ini diawali dengan laporan Ketua Prodi PPG LPTK IAIN Bukittinggi Bapak Dr. Syawaluddin, M.Pd, M.H. Kemudian Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FTIK IAIN Bukittinggi Ibu Dr. Zulfani Sesmiarni, M.Pd. Pada Kesempatan ini Narasumber Bapak Dr. H. Suwito, M.Ag menyampaikan materi tentang “Menjadi Pendidik Profesional di Era Society 5.0”. Catatan penting yang disampaikan oleh narasumber bahwa di Era Society 5.0 adalah sebuah era dimana manusia harus mengkolaborasikan kemampuannya dengan teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas taraf manusia. Guru dituntut harus memiliki kemampuan menggunakan internet, pemanfaatan Artificial intelligence (AI) dan penggunaan big data. Guru pada era Society 5.0 harus memiliki kreativitas yang tinggi, memiliki kemampuan berpikir kritis dan problem solving, memiliki komunikasi yang baik serta memiliki kemampuan dalam berkolaborasi/bekerjasama. Selain itu narasumber menyampaikan bahwa melalui PPG, para guru mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa menuju generasi emas di tahun 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *